| Menggali potensi dan kecerdasan Anak |
| Wednesday, May 30, 2007 |
Keberhasilan suatu pendidikan sering dikaitkan dengan para orang tua dalam hal memahami anak sebagai indivdu yang unik,dimana setiap anak dilihat sebagai individu yang memiliki potensi-potensi yang berbeda satu sama lain namun saling melengkapi dan berharga.Selain memahami bahwa anak merupakan individu yang unik, ada beberapa catatan yang perlu kita perhatikan dalam kaitannya denga upaya kiat memahami anak, Yaitu bahwa anak adalah :
Dalam hal ini maka orang tua dan guru perlu memahami kreatifitas yang ada pada diri anak-anak, dengan sikap yang luwes dan kreatif pula. Labels: Seminar Pendidikan Anak tanggal 27 April 2007 di Savoy Homan Hotel Bandung Oleh KAk SETO |
Menggali potensi dan kecerdasan Anak
Juni 26, 2008Pengetahuan Teknologi Informasi di Indonesia Masih Relatif Rendah
Juni 20, 200815 April 2006) Aizirman juga menjelaskan, saat ini terdapat 200 perguruan tinggi yang mempunyai program studi IT untuk tingkat S1, S2 dan doktoral, sedangkan perguruan tinggi yang mempunyai program studi IT untuk tingkat D3 dan D4 berjumlah 300 buah.
“Kebutuhan akan lulusan IT tahun 2006 mencapai 500 ribu orang,” katanya pada rapat koordinasi Departemen Komunikasi dan Informatika bersama PT. Dennisenco Napari (Dennis Pro) dalam rangka penyelenggaraan Pameran Perguruan Tinggi dan Teknologi Informatika Expo ’06 di Jakarta, Kamis (13/4).
Pameran ini direncanakan diadakan pada 3-7 Juni 2006 di Istora Gelora Bung Karno dan menurut Aizirman Djusan akan dilakukan tepat waktu, karena kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) akan teknologi informasi (IT) sangat mendesak.
Beta Denis dari Dennis Pro menjelaskan, ada empat maksud diadakannya Pameran Perguruan Tinggi dan Teknologi Informatika Expo ’06. Pertama, untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi tentang perguruan tinggi yang ada di Indonesia baik negeri maupun swasta serta lembaga pendidikan dan perkembangan IT di Indonesia dalam waktu relatif singkat dan terpadu.
Kedua, memberikan peluang kepada perguruan tinggi dan lembaga pendidikan untuk menginformasikan perkembangan dan fasilitas yang ada kepada masyarakat dan ketiga, memberikan peluang kepada pengusaha yang bergerak di bidang produk-produk informatika dan produk penunjang teknologi informatika untuk mempromosikannya kepada masyarakat.
Keempat, memberikan peluang kepada pengusaha yang bergerak di bidang produk – produk penunjang pendidikan untuk mempromosikannya kepada masyarakat.
Dennis juga menjelaskan, dalam kegiatan pameran ini juga akan digelar seminar dan panggung hiburan untuk menarik pengunjung. “Sasaran pengunjung adalah siswa-siwa SMA kelas III yang telah selesai Ebtanas, masayarakat umum, pelaku bisnis atau pengusaha.”
Menkominfo DR. Sofyan A. Djalil dalam sambutan tertulisnya menyambut baik penyelenggaraan Pameran Perguruan Tinggi dan Teknologi Informatika Expo 06, karena dapat memberi nilai tambah bagi pembangunan dan pengembangan pendidikan SDM di Indonesia, serta bermanfaat bagi dunia usaha, industri penyedia barang dan jasa ICT dan pihak terkait lainnya.
Dia berharap, acara ini mampu memberikan dorongan bagi sektor pengembangan SDM Indonesia khususnya perguruan tinggi, serta mampu memunculkan inovasi baru di bidang IT dan komunikasi Indonesia ke depan, sehingga kedua hal itu akan dapat membantu mempercepat pemulihan dan peningkatan perekonomian bangsa. (T/YWA/id)
Siapa yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang kemudian beliau lahir dan asli orang Indonesia?
Juni 20, 2008Akukira Takada
Asal Nama Jalan Tol
Juni 19, 2008
Asmar adalah anak kampung yang baru masuk kota. Suatu ketika si Asmar melihat gerbang TOL, dengan penuh penasaran iapun bertanya kepada Doyok temannya:
Asmar: Yok, kenapa sih jalan itu, namanya Jalan TOL?
Doyok: Karena dulu, waktu pertama kali ada di Indonesia yang meresmikan Pak Harto. Coba kalau dulu yang meresmikan Ibu Megawati, pasti namanya Jalan TIL!
Asmar: Iya juga ya..?
Bermain sambil Belajar
Juni 19, 2008Bermain Sambil Belajar..? Benarkah?
Bermain bukan hanya sekadar memberikan kesenangan, tapi juga bermanfaat besar bagi si Kecil. Lewat kegiatan bermain yang positif, si kecil bisa menggunakan otot tubuhnya, menstimulasi penginderaannya, menjelajahi dunia sekitarnya, dan mengenali lingkungan tempat ia tinggal termasuk mengenali dirinya sendiri. Kemampuan fisik anak semakin terlatih, begitu pula kemampuan kognitif dan kemampuannya untuk bersosialisasi. Dalam bahasa sederhana, bermain membuatnya mengasah kecerdasannya.



